OSIS: battlefield of consciousness

OSIS: battlefield of consciousness

Iklan

Bali Undercover: Mutiara Terbaik Dakwah Kampus Kedokteran

Gambar

Pagi ini Padang hujan cukup deras saat saya menulis tentang ini. Basah. Melembabkan jalanan dan udara Padang yang biasanya kering dan panas. Ada beberapa tempat di Indonesia yang dikaruniai udara sejuk, seperti Padangpanjang, Curup, Bandung. Ada juga yang dianugerahi udara panas. Di antaranya Bengkulu, Padang, dan Bali. Saya pernah sekali ke Bali, sekitar sewindu yang lalu, mewakili Propinsi Bengkulu dalam sebuah lomba. Memang benar; udaranya panas.

Pagi ini Padang hujan cukup deras saat saya menulis tentang ini. Hujan menyimpan ingatan berbeda bagi insan berbeda. Ada yang teringat masa kecilnya bermain bola hujan-hujan, ada yang teringat turun angkot hujan-hujan dan kebasahan, ada yang teringat sebuah acara hujan-hujan. Macam-macamlah. Namun hujan di pagi hari membuka ingatan saya tentang sebuah pelatihan bagi mahasiswa. Bukan mahasiswa biasa. Pelatihan yang menyingkap stereotipe Bali bagi saya.
Lanjutkan membaca

Sekelumit tentang Hijab…

Penjelasan singkat dari Ust Fadlan Mustiqa, Lc, S. Pdi tentang hijab, jilbab, dan menutup aurat…

Gambar

1. Hukum jilbab :
1.1. apabila jilbab maksudnya menutup aurat (berhijab), maka hukumnya wajib.
1.2. apabila jilbab maksudnya memakai jubah/qamish/gamis/abaya/isdal/chodur/bukre/burqa/namaz/dll, maka tidak wajib.
1.3. jilbab pada point 1.1. wajib memenuhi 8 syarat jilbab.
1.4. pakaian terhormat menurut Islam hanya pakaian yang menutup aurat.
1.5. kalau istri buya Hamka rahimahumuLLAH hanya memakai selendang, ada banyak faktor di sana, dan tidak lantas menjadi kebolehan tidak berjilbab syar’i.

2. Apabila anak-anak perempuan prof quraish shihab tidak berjilbab, itu masalah beliau sekeluarga, bukan masalah ana, emang masalah buat lu?? hehe..

3. Hukum memakai celana panjang bagi perempuan : seperti pada point 1.3., maka selama terpenuhi syarat tersebut, berarti telah memenuhi kewajiban.

4. Syaikh al-Albaniy rahimahuLLAH : jika kita perhatikan ayat-ayat al-Quran, sunnah Muhammad saw, dan atsar-atsar para salaf tentang pembahasan penting ini, pastilah jelas bagi kita bahwa jika seorang muslimah keluar dari tempatnya, WAJIB menutupi seluruh badannya dan tidak menampakkan perhiasannya sedikit pun, kecuali wajah dan 2 telapak tangan (kalau mau), dengan segala macam dan jenis pakaian, selama memenuhi syarat berikut: 1. Menutupi seluruh aurat dengan sempurna. 2. Tidak menarik perhatian laki-laki. 3. Rapat, tidak tipis / terawang. 4. Longgar, tidak ketat. 5. Tidak memakai wangian mencolok. 6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki. 7. Tidak menyerupai pakaian perempuan kafir. 8. Tidak merupakan pakaian kesombongan. (Jilbab al-Marah al-Muslimah, Penerbit as-Salam, Cairo, Edisi Revisi, 1423/2002)

Pesan SANG MUROBBI

Gambar

Sedikit kutipan dari K.H. Rahmat Abdullah (Rahimahullah) tentang tabiat jalan dakwah.

“…Memang seperti itulah dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu. Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai. Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu. Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yang menempel di tubuh rentamu. Lanjutkan membaca

Babon: The “Berbulu” Warrior- part 2> Breaking through the frozen heart

Yaps, berjumpa lagi dg tulisan saya saudara2!!
Hehe, agak mantap judulnya… hahaha.
Lanjuut . .
Masi ingat kisah si babon? Tentunya masih, kalo ga ingat boleh dibaca lagi yg part 1.
.
.
.
Terlepas dari sifat Allah yg ga mgkn lupa, mari kita membuat sebuah pengandaian. Apa rasanya sih dilupakan Tuhan? Enak ga ya? Mgkn enakny, qt ga perlu repot2 ngikutin perintah n larangan-Nya, cz toh nanti ga bkal dicari n dimintai pertanggungjawaban, wong udh dilupakan. Jadi, kita bisa benar2 bebas, n jadi ap pun yg kita mau. Kalo udh bosan, bunuh diri pun bisa cz Dia ga ingat ttg kita. Tapi, ga enakny, berarti kita ga dapat jatah oksigen, air, matahari, bahkan distribusi pembagian akal n nafsu juga ga dapat. Lebih jauh lagi, kalo emang Allah lupa ma kita, ga bkal kita dikasi ruh pas masi jadi janin. Dg kata lain, kita2 yg hidup ga mgkn dilupakan Allah . . betul ga? Betuuuuuul . . . Jadi, mari kita syukuri ketidaklupaan Allah kpd kita.

Nah,skrg kita sepakat kalo Allah tu ga ngelupakan kita; dari bukti2 nikmat-Nya. Skrg mari kita sama2 berpikir dari bukti yg menjadi pedoman hidup n pemicu perkembangan peradaban umat manusia; Kitab Suci Al-Quran. (emang ada apa c d Quran?) . . . okey guys, qt tahu di Quran tu ada bermacam2 pesan. Ttg penciptaan bumi, ttg kisah umat terdahulu, aturan2, surga n neraka, n peringatan n ancaman kpd umat manusia. Garis bawahi kata manusia. Mari kita ingat, berapa banyak ayat Quran yg diawali kata “Hai umat manusia” . . atw “Hai anak Adam” . . atw “Hai orang2 yg beriman” . . mari kita anggap kalo kita adalah bagian dari ketiga golongan itu. Berarti, ayat2 yg berawalan seperti itu ditujukan ke kita, KE KITA, ke kita, ke kita . . . (knp c bnyk bgt ke kitanya?) cz sebenarnya kita tu, KITA SEMUA, menganggap ayat2 yg diturunkn tu bukan peringatan bwt qt cz qt seringkali merasa udah cukup baik. Jadi, saya benar2 menegaskan kalo ayat2 itu BENAR-BENAR ditujukan ke kita. Huaaah . .
(so,ap hubungannya ama si babon?) Lanjutkan membaca